Minggu, 02 Juni 2013

KARAKTERIKSTIK DAERAH TEMPAT TINGGALNYA SEBAGAI BAGIAN UTUH DARI NKRI


Text Box:  
Gambar monumen tugu pahlawan

Rounded Rectangle:  
Gambar Balai pemuda
Rounded Rectangle:  Kawasan pusat bisnis di Jalan Basuki Rahmat (Tunjungan)

KARAKTERIKSTIK DAERAH TEMPAT TINGGALNYA SEBAGAI BAGIAN UTUH DARI NKRI













 



PENGEMBANGAN MATERI
Karakteristik daerah tempat tinggalnya sebagai bagian utuh dari NKRI.


Rounded Rectangle: Materi pelajaran kali ini akan mempelajari tentang karakteristik daerah tempat tinggalnya sebagai bagian utuh dari NKRI.
Mengapa setiap daerah memiliki karakteristik yang berbeda terutama dari letak geografis? Apakah kalian mengetahui tentang perbedaan antara perekonomian yang yang ada di Kabupaten Gresik dan Kota Surabaya? 
Kata Kunci: letak geografis, perekonomian, budaya
 







Negara Kesatuan Republik Indonesia (disingkat NKRI), juga dikenal dengan nama Nusantara yang artinya negara kepulauan.Wilayah NKRI meliputi wilayah kepulauan yang terbentang dari Sabang sampai Merauke. Negara Republik Indonesia adalah suatu wilayah negara kepulauan besar yang terdiri dari ribuan pulau dan diapit oleh dua samudra dan dua benua. Letak wilayah NKRI berada di antara: dua benua, yaitu benua Asia dan benua Australia, serta dua samudra. yaitu samudra Hindia dan samudra Pasifik serta didiami oleh ratusan juta penduduk.
Menurut wikipedia Indonesia terletak di benua Asia tepatnya di Asia Tenggara. Wilayah Indonesia berada di: 6° lintang utara (LU) – 11° lintang selatan (LS), dan 95° bujur timur (BT) – 141° bujur timur (BT)
Terdapat juga pulau-pulau besar antara lain Pulau Jawa, Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua. Pulau-pulau kecil, antara lain Pulau Nias, Pulau Siberut, Pulau Bangka, Pulau Beiitung, Pulau Madura, Pulau Bali, Pulau Lombok, Pulau Flores, Pulau Ambon, clan Pules Halniahera.Perkernbangan jumlah provinsi Indonesia clan tahun ke tahun torus bertambah. Pada awal kemerdekaan, Indonesia terdiri dari 8 provinsi hingga sekarang telah terbentuk 33 provinsi. Tujuan perkernbangan jumlah provinsi Indonesia clan tahun ke tahun torus bertambah. Pada awal kemerdekaan, Indonesia terdiri dari 8 provinsi hingga sekarang telah terbentuk 33 provinsi. Tujuan perkernbangan jumlah provinsi dan kabupaten adalah untuk memudahkan pelayanan kepada masyarakat.
Menurut Wikipedia Gresik didirikan di abad ke-14 oleh seorang Tionghoa. Sejak abad ke-11, Gresik menjadi pusat perdagangan dan kota bandar yang dikunjungi oleh banyak bangsa seperti, Cina, Arab, Champa, dan Gujarat. Gresik juga sebagai pintu masuk Islam pertama di Jawa, yang antara lain ditandai dengan adanya makam-makam Islam kuno dari Syekh Maulana Malik Ibrahim dan Fatimah binti Maimun Gresik sudah menjadi salah satu pelabuhan utama dan kota dagang yang cukup penting sejak abad ke-14, serta menjadi tempat persinggahan kapal-kapal dari Maluku menuju Sumatera dan daratan Asia (termasuk India dan Persia). Hal ini berlanjut hingga era VOC.
Tahun 1411 penguasa Gresik, seorang kelahiran Guangzhou, mengirim utusan ke kaisar Tiongkok. Di abad ke-15, Gresik menjadi pelabuhan dagang internasional yang besar. Dalam Suma Oriental-nya, Tomé Pires menyebutnya sebagai "permata pulau Jawa di antara pelabuhan dagang".
Pada era VOC, Afdeeling Gresik terdiri dari Kabupaten Gresik, Kabupaten Lamongan, dan Kabupaten Sedayu. Kota Gresik sendiri berada pada jalur utama jalan pos Daendels. Perkembangan Surabaya yang cukup pesat memaksa dihapuskannya Kabupaten Gresik dan bergabung dengan Kabupaten Surabaya pada tahun 1934.
Pada awal Kemerdekaan Indonesia, Gresik hanyalah sebuah kawedanan di bawah Kabupaten Surabaya. Didirikannya Pabrik Semen Gresik pada tahun 1953 merupakan titik awal industrialisasi di Gresik. Pada tahun 1974, status Kabupaten Surabaya dihapus dan sebagai penggantinya adalah Kabupaten Gresik, dengan bupati pertama H. Soeflan. Kawasan permukiman pun semakin melebar, dan bahkan pusat pemerintahan dipindahkan ke Kawasan Bunder.
Text Box:  
Lambang kota Surabaya pada masa Hindia Belanda (1934)

Menurut Wikipedia Surabaya dulunya merupakan gerbang Kerajaan Majapahit, yakni di muara Kali Mas. Bahkan hari jadi Kota Surabaya ditetapkan sebagai tanggal 31 Mei 1293. Hari itu sebenarnya merupakan hari kemenangan pasukan Majapahit yang dipimpin Raden Wijaya terhadap pasukan kerajaan Mongol utusan Kubilai Khan. Pasukan Mongol yang datang dari laut digambarkan sebagai ikan SURO (ikan hiu/berani) dan pasukan Raden Wijaya yang datang dari darat digambarkan sebagai BOYO (buaya/bahaya), jadi secara harfiah diartikan berani menghadapi bahaya yang datang mengancam. Maka hari kemenangan itu diperingati sebagai hari jadi Surabaya.
Pada abad ke-15, Islam mulai menyebar dengan pesat di daerah Surabaya. Salah satu anggota Wali Songo, Sunan Ampel, mendirikan masjid dan pesantren di daerah Ampel. Tahun 1530, Surabaya menjadi bagian dari Kerajaan Demak. Menyusul runtuhnya Demak, Surabaya menjadi sasaran penaklukan Kesultanan Mataram, diserbu Panembahan Senopati tahun 1598, diserang besar-besaran oleh Panembahan Seda ing Krapyak tahun 1610, diserang Sultan Agung tahun 1614. Pemblokan aliran sungai Brantas oleh Sultan Agung akhirnya memaksa Surabaya menyerah. Suatu tulisan VOC tahun 1620 menggambarkan Surabaya sebagai negara yang kaya dan berkuasa. Panjang lingkarannya sekitar 5 mijlen Belanda (sekitar 37 km), dikelilingi kanal dan diperkuat meriam. Tahun tersebut, untuk melawan Mataram, tentaranya sebesar 30 000 prajurit.
Tahun 1675, Trunojoyo dari Madura merebut Surabaya, namun akhirnya didepak VOC pada tahun 1677. Dalam perjanjian antara Paku Buwono II dan VOC pada tanggal 11 November 1743, Surabaya diserahkan penguasaannya kepada VOC.
Pada zaman Hindia-Belanda, Surabaya berstatus sebagai ibukota Karesidenan Surabaya, yang wilayahnya juga mencakup daerah yang kini wilayah Kabupaten Gresik, Sidoarjo, Mojokerto, dan Jombang. Pada tahun 1905, Surabaya mendapat status Kotamadya (Gemeente). Pada tahun 1926, Surabaya ditetapkan sebagai ibukota provinsi Jawa Timur. Sejak itu Surabaya berkembang menjadi kota modern terbesar kedua di Hindia-Belanda setelah Batavia.
Sebelum tahun 1900, pusat kota Surabaya hanya berkisar di sekitar Jembatan Merah saja. Sampai tahun 1920-an, tumbuh pemukiman baru seperti daerah Darmo, Gubeng, Sawahan, dan Ketabang. Pada tahun 1917 dibangun fasilitas pelabuhan modern di Surabaya. Tanggal 3 Februari 1942, Jepang menjatuhkan bom di Surabaya. Pada bulan Maret 1942, Jepang berhasil merebut Surabaya. Surabaya kemudian menjadi sasaran serangan udara Sekutu pada tanggal 17 Mei 1944.
Disamping itu Indonesia memiliki keanekaragaman budaya dan adat istiadat yang berlainan satu sama lain, juga memiliki letak geografis yang berbeda-beda misalnya bisa dilihat dari bata-batas wilayah, bisa dilihat dari keadaan tanahnya dll.
Surabaya merupakan Ibu kota Provinsi Jawa Timur, selain dikenal dengan Kota Pahlawan, Surabaya juga merupakan kote Metropolitan terbesar kedua setelah Jakarta. Kabupaten Gresik merupakan terkenal dengan industri kerajinan anyaman rotan berupa keranjang, kursi, meja, dan berbagai macam bentuk souvenir.

A.    Letak Geografis daerah tempat tinggalnya di Kabupaten Gresik dan kota Surabaya
Menurut Wikipedia Gresik dipandang sebagai daerah kabupaten, maka secara geografis berada antara 112 sampai 115 Bujur Timur dan 7 sampai 8 Lintang Selatan
B.     Letak Geografis Kota Surabaya
Letak  : 07 " 09 " - 07 " 21 " Lintang Selatan dan 112 " 36 " - 112 " 54 " Bujur Timur.
C.    Batas-batas wilayah daerah tempat tinggalnya di Kabupaten Gresik
Adapun batas-batas wilayah Kabupaten Gresik sebagai berikut:
Sebelah Utara : Laut Jawa
Sebelah Timur : Selat Madura dan Kota Madya Surabaya
Sebelah Selatan : Kabupaten Sidoarjo dan Mojokerto
Sebelah Barat : Kabupaten Lamongan
D.    Batas Wilayah daerah temapat tinggalnya di Kota Surabaya
Sebelah Utara : Selat Madura
Sebelah Timur : Selat Madura
Sebelah Selatan : Kabupaten Sidoarjo
Sebelah Barat : Kabupaten Gresik.

E.     Perekonomian daerah tempat tinggalnya di Kabupaten Gresik
Gresik dikenal sebagai salah satu kawasan industri utama di Jawa Timur. Beberapa industri di Gresik antara lain Semen Gresik, Petrokimia Gresik, Nippon Paint, BHS-Tex, Industri perkayuan/ Plywood dan Maspion. Gresik juga merupakan penghasil perikanan yang cukup signifikan, baik perikanan laut, tambak, maupun perikanan darat. Gresik juga terdapat sebuah Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap berkapasitas 2.200 MW. Antara Gresik dan Surabaya dihubungkan oleh sebuah Jalan Tol Surabaya-Manyar, yang terhubung dengan Jalan Tol Surabaya-Gempol. Selain itu perekonomian masyarakat Gresik banyak ditopang dari sektor wiraswasta. Salah satunya yaitu Industri Songkok, Pengrajin Tas, Pengrajin Perhiasan Emas & Perak, Industri Garment (konveksi). Di utara kota Gresik juga tepatnya di kota Sedayu merupakan penghasil sarang burung walet terbesar di indonesia
F.     Perekonomian daerah tempat tinggalnya di Kota Surabaya
Sebagai kota metropolitan, Surabaya menjadi pusat kegiatan perekonomian di daerah Jawa Timur dan sekitarnya. Sebagian besar penduduknya bergerak dalam bidang jasa, industri, dan perdagangan. Banyak perusahaan besar yang berkantor pusat di Surabaya, seperti PT Sampoerna Tbk, Maspion, Wing's Group, Unilever, Pakuwon Group, Jawa Pos Group dan PT PAL. Pusat perkantoran dan highrise building (CBD) berada di sekitar Jalan Tunjungan, Basuki Rahmad, Darmo, Mayjen Sungkono, HR. Muhammad dan Ahmad Yani. Kawasan industri di Surabaya di antaranya Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER), Karangpilang dan Margomulyo.
Dewasa ini terdapat belasan mal-mal besar dan puluhan supermarket besar. Pusat perbelanjaan modern ternama di antaranya: Ciputra World, Tunjungan Plaza, Pakuwon Trade Center dan Supermall Pakuwon Indah (satu gedung), Mal Galaxy, Golden City Mall, Bubutan Junction (BG Junction), Royal Plaza, City of Tomorrow (CiTo), Surabaya Town Square (Sutos), Hi Tech Mall, Grand City Mall, Maspion Square, MEX Building, Pasar Atum Mall, ITC Surabaya, Plaza Marina (dahulu Sinar Fontana), dan Plasa Surabaya yang oleh masyarakat Surabaya lebih dikenal dengan Delta Plaza serta yang paling baru saat ini adalah Empire Palace, yang sekaligus merupakan wedding mal pertama di Indonesia. Sedangkan pusat perbelanjaan tradisional ternama di antaranya Pasar Turi, Pasar Atom, dan Darmo Trade Center (DTC) yang dahulunya adalah Pasar Wonokromo.
G.    Kebuadayaan daerah tempat tinggalnya di Kabupaten Gresik
a.       Rupa-rupa
Makanan khas Gresik adalah nasi krawu, otak-otak bandeng, bonggolan, pudak, jubung, ayas, ubus, gajih pinggir, dan bontosan giri yang hanya ada di daerah sekitar makam Sunan Giri..Minuman khas Gresik adalah Es Siwalan, Legen panceng, temu lawak, wedang pokak dan kopi yang tersedia di warung kopi yang banyak tersebar hampir disetiap sudut-sudut gang [Warung Cangkru'an]
b.      Pariwisata
Sejumlah pariwisata andalan di Gresik adalah Makam Maulana Malik Ibrahim (di Gapuro), Makam Sunan Giri (di desa Giri), Makam Sunan Prapen (Cucu Sunan Giri) di desa Klangonan, Makam Fatimah binti Maimun, Makam Kanjeng Sepuh dan Petilasan sunan kalijaga di Kawasan Gunung Surowiti kecamatan Panceng di Kabupaten Gresik; yang kesemuanya telah ditetapkan sebagai cagar budaya dan ilmu pengetahuan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Pulau Bawean merupakan tujuan wisata bahari, yang terdapat suaka alam dan suaka margasatwa, wisata pantai "pasir putih" yang berada di desa dalegan kecamatan Panceng yang menyuguhkan suasana hiburan pemandangan laut, bermain dan mandi di pantai yang aman dan nyaman. Muara Bengawan Solo (sungai terpanjang di P. Jawa) merupakan kawasan yang tidak kalah menariknya untuk dikunjungi.
c.       Kesenian
Kesenian yang terdapat di Kota Gresik meliputi :
·         Wayang Boemi ( Bumi )
Kesenian ini berawal dari daerah Lumpur, Menurut nara sumber yaitu bapakAbdul Qodir, bapak Nur Hasim bin Ngaidi, bapak Abu Sulaiman dan bapak Ridwan. Wayang Bumi ini ada karena buyut Polem berkata dari ulur-ulur yang menjelma menjadi manusia datang menemui seseorang dan menyuruh penduduk untuk mengadakan Wayang Bumi dengan maksud mengenang Sindujoyo, Maka terjadilah Wayang bumi. Menurut cerita penduduk setempat acara Wayang Bumi tersebut berisi pementasan Wayang Kulit, orang jualan, orang tanda'an dan lain-lain. Akan tetapi acara tersebut dinilai banyak maksiatnya karena dalam permainan tandak di iringi dengan mabuk-mabukan maka sedikit demi sedikit atas saran ulama' diganti dengan haul yang dilaksanakan setiap tahun atau bulan Hijriah. Dan di isi dengan yasinan,manaqib,hotmil Al Qur an dan Lain-lain..
·         Tembang Dolanan
Mungkin ada baiknya apabila kita mengenang masa kecil nenek moyang kita yang biasa melakukan Beberapa permainan konon permainan itu dibawakan oleh Sunan Giri misalnya  permainan ,Jelungan,Bendi Gerit, Ilir-ilir,Jor,Bula Ganti, Tublak-tublak Suweng dan Lain-lain. Permainan ini sangat digemari  pada zaman itu karena disetiap jenis permainan terdapat tembang-tembang yang berisi syair sangat menarik.
·         Pengrajin Emas
Dalam buku Enyclopedia Van Nederlandsch Indie, Jilid I Terbitan 1917, Tulisan Martinus Nijhoff disebutkan bahwa mata pencarian penduduk pribumi Gresik disamping berdagang jaga membuat perhiasan emas dan perak. Daerah yang masih menekuni kerajinan emas dan perak tersebut adalah desa Giri terutama disekitar Giri Kedaton atau kita bisa datang ke desa Kelangon dan Sido Mukti di kecamatan Kebomas.
·         Pengerajin Perahu Pinisi
Ada kalangan masyarakat menyebut perahu dengan istilah “Getek” Gresik dulu menyebut dengan nama Baheto. Sebutan Bahito ini sampai sekarang masih dipakai nelayan-nelayan Gresik, Sidayu, Ujung Pangkah dan Panceng.
·         Damar Kurung
Adalah salah satu aset budaya Gresik. Mas Mundarilah seorang pelukis yang membuat lukisan untuk damar kurung sehingga menjadi ciri khas kota Gresik.Damar kurung ini berasal dari Bhs.Jawa. Dimana Damar: Lampu Kurung : Tutup/ Kurung lampu. Jadi damar kurung adalah kertas yang dilukis, kemudian dibentuk kotak dengan kayu atau bambu. Kotak ini berfungsi untuk tutup lampu.  Kegunaannya sama seperti lampion-lampion Cina. Budaya di Gresik Beberapa  adalah perpaduan Cina, Jawa dan Belanda.
H.    Kebuadayaan daerah tempat tinggalnya di Kabupaten Gresik
a.       Rupa-rupa
Surabaya memiliki sejumlah makanan khas, di antaranya: Semanggi, Rujak Cingur, Gado-Gado, Tahu Tek, Krengsengan, Tempe Penyet, Lontong Balap, Lontong Mie, Kupang Lontong, Rawon, Tahu Campur, Sop Kikil, Leker / Kue Pisang Surabaya, Kare Kambing, Nasi sayur
b.      Pariwisata
Obyek wisata yang ada di Kota Surabaya adalah :
1)      Masjid Agung Sunan Ampel.
Raden Achmad Rachmatulloh adalah seorang public figur yang alim dan bijak serta berwibawa dan semakin banyak mendapatkan simpati dari masyarakat diusianya yang masih belia 20 tahun. Dan pada saat kedatangan beliau ke tanah jawa, beliau diberi kepercayaan oleh Raja Majapahit tempat untuk berdakwah dan sebagai tempat tinggalnya yang baru yaitu Ampel Dento (Surabaya)
2)       Balai Pemuda
Gedung lain yang hingga kini juga dilestarikan adalah kompleks Balai Pemuda Surabaya. Di sekitaran kompleks ini dulunya digunakan sebagai tempat berkumpulnya orang-orang Belanda. Sejak dulu, di tempat ini tela diadakan berbagai macam pertunjukan dan hiburan untuk orang-orang Belanda. Kini, walau jaman telah erganti, Balai Pemuda tetap dilestarikan dan banyak dijadikan tempat warga kota yang ingin mempertunjukkan kebolehannya.
3)      Makam Pangeran Yudo Kardono
Terletak di kampung Kedondong Surabaya Pusata yang konon merupakan makam dari salah seorang Panglima Perang Kerajaan Mataram, wafat pada saat ditugaskan oleh Sultan Agung dari Mataram untuk menundukkan Surabaya.
4)      Taman Hiburan Rakyat
Taman Hiburan Rakyat Surabaya atau yang dikenal dengan THR terletak di Jl. Kusuma Bangsa 110 Surabaya (belakang Hi-Tech Mall) menyediakan fasilitas gedung dan panggung terbuka beserta kelengkapannya, selain itu disini juga terdapat stand-stand yang menjual makanan dan produk kesenian.THR juga merupakan salah satu obyek wisata yang dimiliki oleh Kota Surabaya bernaung dibawah Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surabaya.


5)      Monumen Tugu Pahlawan
Monumen yang merupakan simbol perjuangan Arek-Arek Suroboyo ini sengaja dibangun untuk mengenang semangat perjuangan Arek-Arek Suroboyo dalam mengusir penjajah.


6)      Museum 10 November
Terdiri atas 2 lantai, di lantai 1 terdapat 10 gugus patung yang melambangkan semangat juang Arek-Arek Suroboyo. Selain itu, di lantai ini juga terdapat sosio drama pidato Bung Tomo serta ruang pemutaran film pertempuran 10 November 1945 (diorama elektronik) dan ruang auditorium.
7)      A.Yani Golf
Padang golf ini dulunya dimanfaatkan oleg orang-orang Belanda yang ingin melepas penat. Lapangan golf tertua di Surabaya ini terletak di jalan Gunung Sari dan dibangun dengan konsep bangunan Eropa kuno.
c.       Kesenian
Surabaya dikenal memiliki kesenian khas:
·         Ludruk, adalah seni pertunjukan drama yang menceritakan kehidupan rakyat sehari-hari.
·         Tari Remo, adalah tarian selamat datang yang umumnya dipersembahkan untuk tamu istimewa
·         Kidungan, adalah pantun yang dilagukan, dan mengandung unsur humor
Selain kesenian khas di atas, budaya panggilan arek (sebutan khas Surabaya) diterjemahkan sebagai Cak untuk laki-laki dan Ning untuk wanita. Sebagai upaya untuk melestarikan budaya, setiap satu tahun sekali diadakan pemilihan Cak & Ning Surabaya. Cak & Ning Surabaya dan para finalis terpilih merupakan duta wisata dan ikon generasi muda kota Surabaya.
Setiap setahun sekali diadakan Festival Cak Durasim (FCD), yakni sebuah festival seni untuk melestarikan budaya Surabaya dan Jawa Timur pada umumnya. Festival Cak Durasim ini biasanya diadakan di Gedung Cak Durasim, Surabaya. Selain itu ada juga Festival Seni Surabaya (FSS) yang mengangkat segala macam bentuk kesenian misalnya teater, tari, musik, seminar sastra, pameran lukisan. Pengisi acara biasanya selain dari kelompok seni di Surabaya juga berasal dari luar Surabaya. Diramaikan pula pemutaran film layar tancap, pameran kaos oblong dan lain sebagainya. diadakan setiap satu tahun sekali di bulan Juni bertempat di Balai Pemuda.

























DAFTAR PUSTAKA


Hayati, Nur, 2008. Letak geografis

Wikipedia.com di akes pada tanggal 17 Maret 2012

http://infopendataan.dikdas.kemdiknas.go.id di akses tanggal 17 Maret 2013